26 Juni 2016

THE INFINITE SEA by RICK YANCEY

Diposting oleh Mellisa Assa di 1:54:00 AM 0 komentar Link ke posting ini

Judul: The Infinite Sea
Penulis: Rick Yancey
Alih Bahasa: Angelic Zaizai
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1799-1
Tahun Terbit: 2015
Tebal Buku: 400 hlmn;20 cm
Genre: Science Fiction

Bagaimana cara melenyapkan miliaran manusia penghuni Bumi?
Lenyapkan sisi kemanusiaan mereka.
Nyaris mustahil rasanya selamat dari empat Gelombang pertama. Tetapi Cassie Sullivan berhasil, dan sekarang ia hidup di dunia baru, dunia tanpa rasa percaya pada sesama. Saat Gelombang 5 menyapu segalanya, Cassie, Ben, dan Ringer dipaksa berhdapan dengan tujuan utama para Makhluk Lain: pemusnahan umat manusia.
Maka mereka pun terlibat dalam pertempuran terdahsyat: antara hidup dan mati, cinta dan benci, harapan dan kenyataan.

Setelah lolos di seri sebelumnya, dan kembali bertemu dengan Sammy, kini Cassie, Ben, Ringer, dan anggota kelompok yang selamat menyusun rencana untuk tetap bertahan hidup dan menuju ke tempat yang lebih aman. Tapi Cassie masih berniat menunggu kedatangan Evan, karena Evan telah berjanji untuk selalu menemukan dirinya. Karena keadaan dan kondisi yang tidak memungkinkan membuat Ringer memutuskan untuk memeriksa lokasi yang menjadi tujuan mereka sementara yang lain tetap tinggal di gedung hotel yang lokasinya tidak jauh dari markas militer yang telah hancur. Tapi terjadi sesuatu yang membuat Ringer terpaksa kembali ke markas militer dimana membuat dia kembali bertemu dengan Letnan Vosch. Letnan yang berpura-pura menjadi manusia dan melatih mereka menjadi tim pembunuh kaum mereka sendiri. Tapi Ringer tidak dibunuh, dia malah dijadikan objek penelitian yang membuat tubuhnya menjadi sekuat para makhluk lain.
Sementara di gedung hotel tua, Cassie, Ben dan lainnya harus menghadapi masalah lain. Mulai dari kemunculan Evan tiba-tiba dan tanpa diduga. Kedatangan bocah kecil dengan bom yang di pasang di tenggorokannya dan serangan Grace -mantan kekasih Evan-. Dan lagi, harus ada yang mengorbankan nyawa demi keselamatan yang lainnya.

Nggak kalah seru dari seri sebelumnya, tapi kurang menegangkan dibandingkan The 5th Wave. Terlalu banyak ngobrolnya menurutku. Bagian serunya setelah pertengahan cerita, tapi tetap saja membuatku beberapa kali menahan napas. Tapi setidaknya di seri kedua ini, Cassie cs mendapat lebih banyak keuntungan. Pertama ada Evan, yang banyak tahu taktik dari Vosch dan kawan-kawan. Kedua, Ringer yang berubah menjadi seperti 'superhero'. Lebih kuat dan tidak mudah mati. Tapi lagi, masalah kepercayaan masih menjadi masalah utama. Aku yang sebagai pembaca juga jadi susah menentukan mana orang yang benar-benar berniat membantu. Selain ada tokoh-tokoh dari seri satu, di seri ini ada beberapa tokoh baru lagi yaitu Grace dan Razor. Grace adalah mantan kekasih Evan. Makhluk lain dalam wujud wanita cantik dan luar biasa kuatnya. Lalu ada Razor, salah satu prajurit asuhan Vosch yang membantu Ringer dalam usaha pelariannya. Setelah membaca The Infinite Sea aku jadi makin tidak sabar menanti seri ketiganya. Penasaran dengan bagaimana cara Cassie cs bertarung mengalahkan Vosch cs yang sangat kuat dari segi tenaga dan senjata.
Kalau di The 5th Wave lebih banyak menceritakan sisi Cassie dan Ben, di novel ini kisah Ringer dan Poundcake yang lebih banyak diangkat. Dan, jangan terlalu memfavoritkan salah satu karakter, karena kita nggak akan pernah bisa menduga seberapa panjang umur si karakter tersebut. Tapi jangan khawatir, kita masih tetap disuguhi kejutan di bagian akhirnya. Dan masih menanti nih kelanjutan asmara Cassie-Evan dan Ben-Ringer.

4 of a 5 Stars

25 Juni 2016

The 5th Wave by Rick Yancey

Diposting oleh Mellisa Assa di 11:44:00 PM 0 komentar Link ke posting ini

Judul Buku : Gelombang 5 (The 5th Wave)
Penulis : Rick Yancey
Alih Bahasa : Angelic Zaizai
Editor : Barokah Ruziati
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Pertama : Desember 2013
Tebal : 576 halaman, paperback
ISBN : 978-979-22-9115-5
Genre: Science-Fiction

Setelah gelombang 1, hanya kegelapan yang tersisa
setelah gelombang 2, hanya orang-orang beruntung yang lolos
dan setelah gelombang 3, hanya yang tidak beruntung yang bertahan
setelah gelombang 4, hanya ada satu peraturan : Jangan percaya pada siapapun.
Alien menyerbu bumi dan menyapu habis manusia dalam beberapa gelombang.
Cassie berhasil bertahan sejauh ini. Menurutnya, untuk tetap hidup, ia harus sendirian. Sampai ia bertemu Evan Walker. Cowok misterius itu mungkin satu- satunya harapan Cassie untuk menyelamatkan adiknya-atau bahkan menyelamatkan dirinya sendiri. Namun Cassie harus memilih antara percaya atau putus asa, melawan atau menyerah, hidup atau mati.
Kebiasaan buruk menunda-nunda review adalah jadi lupa apa yang mau diomongin, padahal aku sangat terhipnotis dengan novel ini dari halaman awalnya. Oke,,,mulai pelan-pelan aja yah?
The 5th Wave menceritakan perjuangan manusia melawan para alien yang ingin menginvansi bumi. Gelombang pertama serangan adalah bom EMP. Listrik mati, mobil mati, pesawat berjatuhan, no internet. Cassie Sulivan, keluarganya dan umat manusia lainnya masih belum tahu apa yang terjadi sebelum kabar serangan alien merebak. Gelombang 2, tsunami besar-besaran, meluluh-lantakkan negara-negara pesisir pantai, dan melenyapkan hampir sebagian besar umat manusia. Gelombang 3, datang dalam bentuk wabah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Gelombang 4, peredam.
Cassie Sulivan berhasil bertahan sejauh ini dan berpikir kalau dia mungkin satu-satunya manusia yang selamat. Ibunya pergi lebih dahulu karena serangan wabah. Ayahnya dibunuh di depan matanya, dan adiknya Sammy dibawa oleh segerombolan orang yang mengaku tentara. Tujuan Cassie untuk saat ini hanyalah menemukan adiknya sambil berusaha untuk tetap hidup. Dia tidak bisa memercayai siapapun, sampai dia diselamatkan oleh Evan Walker. Laki-laki misterius yang hidup sendirian setelah seluruh keluarganya tewas. Evan, si hiu yang ingin menjadi manusia. Sekalipun ingin menjauh dari Evan, tapi Cassie membutuhkannya untuk menemukan Sammy.
Sementara di lain tempat, Ben Parish, cinta pertama Cassie tengah dipersiapkan menjadi tentara handal untuk menghadapi alien. Zombie, nama yang diberikan padanya. Dilatih bersama rekan-rekan satu grup-nya, Ringer, Poundcake, Teacup, Dumbo, dan ketambahan satu anggota Nugget yang tidak lain adalah Sammy adik Cassie. Tujuan mereka satu, balas dendam. Menghabisi alien yang sudah menimbulkan kekacauan di bumi. Tapi di saat operasi mereka pertama kali, Ringer si cewek jago tembak mulai mengungkap semua keganjilan-keganjilan yang terjadi. Mereka sadar, kalau merekalah gelombang ke 5. Anak-anak yang dilatih untuk membunuh kaum mereka sendiri.
Bagaimana kelanjutan kisah Cassie, Evan dan Ben? Apakah mereka bisa selamat? Jangan lewatkan novel ini.
Awalnya, genre science fiction bukanlah genre favoritku. Bahkan aku nggak tahu novel-novel apa saja yang masuk dalam genre ini. The 5th Wave jadi novel genre Science Fiction kedua yang aku baca, dan aku jadi makin suka dengan genre ini. Mengangkat kisah kekacauan yang ditimbulkan alien, membuat aku sebagai pembaca terus dibalut rasa penasaran dari awal sampai akhir cerita. Aku jadi berasa dejavu dengan kekacauan yang terjadi di novel ini setelah serangan gelombang 1. Dejavu bukan karena pernah mengalami yah, tapi lebih ke mix feeling yang aku rasa. Bagi yang pernah nonton The Walking Dead dan Revolution, pasti merasakan kengerian yang sama saat membaca The 5th Wave. Sesama umat manusia jadi saling membantai demi bisa bertahan hidup. Nggak bisa memercayai siapapun. Kebayang nggak sih kalau jadi Cassie? Sendirian, berkelana dan harus mencari adik satu-satunya.
Bergantian menceritakan dari sudut pandang Cassie, Evan, dan Ben, kita akan diajak menebak-nebak jalan ceritanya. Cassie bakal selamat gak yah? Bakal ketemu Sammy lagi nggak? Evan ini sebenarnya siapa? Apa Cassie dan Ben bisa bersatu melawan alien? Dan kita juga nggak bisa membedakan mana orang-orang yang memang baik dan mana yang jahat. Kalau membayangkan alien seperti di film-film, jelas di novel ini bukan wujud seperti itu yang akan kita temui, tapi dalam wujud manusia. Tanpa sadar kita juga akan ikut menganalisa, oh yang ini yang jahat nih atau ini yang baik, walau nggak jarang juga jadi salah kaprah. Bukan cuma dalam hal mana yang baik, mana yang jahat, tapi dalam hal asmara juga masih mengambang, Cassie bakalan tetap sama Evan atau kembali ke cinta pertamanya, Ben Parish.
Parameterku dalam memberikan bintang sempurna untuk sebuah novel adalah yang pertama jalan cerita yang tidak membosankan yang membuatku nggak rela berhenti sebelum cerita berakhir, dan saat aku mengambil jeda sejenak, aku jadi ingin cepat-cepat kembali membaca karena ceritanya yang terus terbayang. Kedua, jalan ceritanya tidak melebar dari genre yang diusung, dan tidak berbelit-belit. Untuk The 5th Wave, jalan ceritanya mudah dipahami dan tanpa istilah yang sulit. Terjemahannya juga tidak kaku. Dan bertabur tokoh-tokoh yang kuat. Cassie dan Ringer jelas jadi favoritku. Perempuan-perempuan tangguh dan pemberani. Nggak kebayang deh kalau ada di posisi Cassie dan harus menghadapi kekacauan sendirian. Novel ini recommended, terutama buat kalian yang mengaku pecinta genre Fantasi, Distopia dan Science Fiction.
5 Stars



Rhapsody by Mahir Pradana

Diposting oleh Mellisa Assa di 9:59:00 PM 0 komentar Link ke posting ini

Judul: Rhapsody
Penulis: Mahir Pradana
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: 2013
Tebal Buku: 324 halaman

Hei, di sebelah dunia bagian mana kau sedang berada?
Sudah bertahun-tahun kau dan aku mencari arah.
Berkali-kali jatuh cinta pada selatan.
Menaruh keraguan pada barat.
Terus menunggu isyarat timur.
Hingga utara pun sudah tak lagi kita percaya.
Sudah kujejaki banyak kisah, kutemui pula banyak luka.
Ternyata, pada kisah masa lalu milik kitalah harapan itu tetap ada.
Masih kuatkah kau dan aku berjalan?
Atau, kali ini, mungkin pulang akan menjadi jawaban

Sebuah cerita menarik tidak memerlukan nama yang keren atau malah dibuat-buat. Hal 11

Meet Abdul Latif a.k.a Al. Pria pemimpi yang berambisi menjadikan hotel peninggalan almarhum ayahnya sebagai hostel nomor satu, dan juga pria yang patah hati karena seorang gadis bernama Nadia. Al bermimpi menjadikan Paradise sebagai hostel dengan budget traveller. Tapi kadang mimpi tidak sejalan dengan kenyataan. Paradise sepi pengunjung. Sampai datang pria berkebangsaan Spanyol, Miguel, yang mengubah segalanya. Miguel mencari Al sampai ke Makassar hanya karena Al pernah membantu ibunya mengangkat lemari. Bantuan kecil dari Al tapi sangat mendalam kesannya bagi seorang Miguel. Dengan bantuan Miguel, Paradise mulai berkembang dan banyak pengunjung. Ide-ide unik dari Miguel menjadikan Paradise sebagai hostel yang diincar para traveller.

Mungkin kita sebagai orang Indonesia memang nggak pernah menyadari kekayaan yang kita miliki sebelum warga negara asing menyadarinya duluan. Hal 103

Bukan cuma usahanya yang meningkat, tapi hati Al kembali diketuk cinta dari masa lalunya, Sari. Hari-hari Al seakan semakin baik saja. Tapi, cinta Al masih harus diuji kali ini. Begitu pula dengan persahabatan antara dirinya dan Miguel. Salah paham yang muncul ketika Al tahu bahwa Miguel diam-diam berpacaran dengan kakaknya. Al marah besar dan menolak bicara dengan Miguel. Sampai ketika Al mendapat kabar kalau Miguel menjadi salah satu korban kecelakaan kapal laut yang menyeberang menuju Rote. Masalah tidak berhenti sampai disitu. Hostel-nya menjadi buah bibir saat salah satu pengunjungnya kedapatan menyimpan narkoba. Bisnis yang sedang diatas angin harus tiba-tiba menukik tajam. Al pun mulai mempertimbangkan untuk menjual hostelnya. Sampai keajaiban datang lagi untuk kedua kalinya, dalam wujud orang yang sama.

Namun, ternyata keajaiban disebut "keajaiban" karena memang...ajaib! Dan, ajaibnya lagi, "keajaiban" ternyata bisa terjadi berulang kali. Hal 253

Tertarik membaca novel ini setelah mengenal tulisan Mahir Pradana lewat novel Sunset Holiday. Gaya menulis Mahir di awal-awal cerita bisa membuat pembaca salah kaprah. Dikira kalau isinya patah hati melulu atau susah move on. Kesan itu yang aku tangkap di halaman-halaman awal, apalagi kalau baca sinopsisnya. Tapi kesan itu langsung lenyap saat tokoh Bebi, asisten Al muncul. Banyak dialog-dialog kocak antara Al dan Bebi. Dibalik kisah cintanya yang gagal karena penghianatan ternyata Al ini orang yang kocak juga. Aku agak bingung yah mau memasukkan novel ini ke genre apa, karena meski ada, tapi kisah romance bukan yang utama di novel ini. Rhapsody lebih banyak mengajarkan tentang kebaikan, usaha, kerja keras, persahabatan dan kekeluargaan. Betapa ternyata kebaikan yang kita anggap sepele tapi bermakna bagi orang lain. Bagaimana juga cara Al mempertahankan satu-satunya peninggalan orangtuanya dengan usaha dan kerja keras. Persahabatan Al dan Miguel yang mengharukan dan kasih sayang antara dua kakak beradik. Novel ini bikin campur aduk perasaan adek. Dari ketawa, tiba-tiba terharu. Penulis juga menggambarkan kota Makassar dengan sangat baik, bisalah memancing rasa penasaran orang dan pengen juga ke ibukota Sulawesi Selatan tersebut. Dan sebenarnya nih, novel ini juga agak menyindir kita yang tidak sadar dengan potensi yang dimiliki negara kita ini.
Pesan moralnya adalah kesabaran dan kerja keras hasilnya tidak pernah jelek. Yang penting kita mau berusaha dan pantang menyerah. Ngomong memang gampang, tapi nggak ada jeleknya juga untuk berusaha kan.  Dan juga jangan pernah enggan berbuat kebaikan. Kebaikan sekecil apapun pasti ada balasan yang lebih baik untuk kita. Dan setelah diajak naik turun dengan kisah Al, mulai dari patah hatinya, usaha, keluarga dan persahabatannya, pada akhirnya kita akan dibikin senyum lebar dengan kisah Al yang baru bersama Sari, yang pada awalnya juga nggak berjalan mulus. Al bahkan harus sabar menunggu selama 1 tahun. Yah, dimana ada niat yang teguh, disitu juga pasti ada jalan.

God creates feelings like love, hate, happiness of fears, although love is sometimes hidden behind the mists... But with our togetherness that will last through the years, we're going to see that true love really exists...

No more sad memories,,,,,only a happy ending

4 of a 5 Stars 

Les Masques by Indah Hanaco

Diposting oleh Mellisa Assa di 12:08:00 AM 0 komentar Link ke posting ini

Judul: Les Masques
Penulis: Indah Hanaco
Editor: Anin Patrajuangga
Penerbit: Grasindo
ISBN: 9786022514657
Tahun Terbit: Maret 2014
Tebal Buku: 240 halaman

Fleur Radella, lahir karena kebuasan hasrat yang tak bisa ditolak. Elektra Valerius, jiwa berani yang terpaksa bersemayam di tubuh yang salah. Tatum Honora, gadis pemurung yang tercipta karena ketidakmampuan manusia menundukkan diri sendiri.
Semua yang dimulai di masa lalu, tak seharusnya menjadi hantu yang menempel tanpa pengampunan. Lalu Adam Dewatra hadir. Menggenapi jejak horor masa lampau.

I'm baaaaaaaack dengan hutang review yang menumpuk. Maklumlah lagi kembali jadi mahasiswa dengan tugas-tugas dan deadline laporan yang tanpa ampun. Nah, di comeback-nya aku ini (ciih sok artis), aku menjatuhkan pilihan untuk mereview novel ini. Satu, karena sejak selesai baca beberapa bulan lalu aku sudah 'gatel' ingin mereview novel ini. Dua, karena aku utang review sama penulisnya juga. Tiga, aku ikutan reading challenge Indah Hanaco, jadi baca dan review novel ini jadi sesuatu yang wajib. Cukup sekian basa-basinya, langsung ke reviewnya.
Mbak Indah dikenal sebagai penulis yang sangat produktif, yang setiap novel romance-nya bisa membuat mimisan para pembaca yang mengidolakan beliau. Menulis tema romance sudah biasalah buat mbak Indah. Tapi gimana dengan tema Dissociative Identity Disorder (DID) atau gangguan kepribadian ganda? 
Les Masques menceritakan kisah Fleur Radella, gadis cantik keturunan indo yang tidak pernah mendapat kasih sayang dari sang nenek Marini yang juga menjadi keluarga satu-satunya selain pamannya Xander yang tinggal di luar kota. Bukan hanya tidak mendapatkan kasih sayang sama sekali, tapi Fleur juga dijadikan media pembalasan dendam sang nenek pada ayah biologisnya yang dianggap sebagai penyebab hancurnya masa depan Renee -ibu Fleur- dan penyebab meninggalnya anak kesayangan Marini itu. Satu-satunya orang yang menyayanginya dengan tulus adalah Nana, asisten rumah tangga mereka. Elektra Valerius muncul pertama kali saat Fleur dikurung oleh Marini di dalam kamar mandi. Selanjutnya, Elektra selalu berusaha untuk melindungi Fleur, tapi dengan cara yang salah. Lalu ada Tatum Honora, yang muncul karena perbuatan orang yang seharusnya melindungi Fleur dan Adam Dewatra yang menggenapi kisah pilu kehidupan Fleur. Dan setelah semua penderitaan yang dilaluinya, Fleur tidak sadar dengan apa yang tengah terjadi pada dirinya.
Pas baca prolognya, aku sudah bisa menebak kalau ceritanya pasti berkaitan dengan kepribadian ganda. Untuk tema yang agak rumit, mbak Indah berhasil menyampaikan ceritanya dengan baik tanpa menimbulkan banyak tanya atau alur cerita yang berbelit-belit. Bahkan aku selesai membaca novel ini hanya dalam waktu dua kurang dari dua jam. Aku dibikin penasaran dengan kisah masa lalu Renee, mamanya Fleur. Dan sumpah ceritanya bikin nyesek. Belum lagi kejutan-kejutan lainnya yang dikeluarkan secara bertahap oleh mbak Indah yang semakin membuatku menganga. Begini amat sih jalan hidup kamu Fleur? Seakan-akan kebencian sang nenek nggak cukup dan harus ditambah dengan penderitaan-penderitaan lain. Yang bisa menguatkan Fleur mungkin hanya kasih sayang dari Nana, dan yang bisa melindunginya adalah pribadi-pribadi lain dalam dirinya yang lahir dari trauma masa lalunya. Kalau ditanya siapa 'kembaran' favoritku, pilihanku jatuh ke Elektra. Aku suka dengan sikap beraninya, karena aku memang nggak terlalu suka dengan karakter yang terlalu lemah dan aku suka tiap kali dia mulai ngomong French. Meski kadang pilihan yang diambil Elektra terlalu ekstrim yang justru menempatkan Fleur dalam masalah. 
Kalau mau jujur sih, aku lebih suka gaya menulis mbak Indah di novel dengan tema seperti ini. Sama seperti saat aku membaca novel Black Angel. Lebih menantang dan menimbulkan rasa penasaran, belum mau berhenti sampai ceritanya selesai. Seandainya Fleur ada di kehidupan nyata, pengen banget memeluk dia dan menenangkan hatinya dan berusaha membantu sampai dia sembuh. Kisah kelam Fleur ikut membuatku nyesek dan merinding. Dan yang paling membuatku speechless adalah perbuatan Xander. Saat flashback ke masa kecil Fleur, aku senang dengan kedatangan Xander. Sebagai paman satu-satunya Fleur, tentu aku berharap kalau dia bisa melindungi Fleur dari kekejaman Marini. Terlebih dia yang mendapat amanat dari Renee untuk selalu menjaga dan melindungi Fleur. Tapi dia justru menciptakan neraka untuk Fleur dengan permainan yang dia sebut 'heaven'.
Tapi memang masih ada beberapa kekurangan novel ini, mulai dari ayah kandung Fleur yang dihilangkan begitu saja tokohnya padahal bisa dibilang dia jugalah penyebab penderitaan Fleur, dan kebingungan-kebingungan Fleur atas apa yang terjadi pada dirinya, kurang dapat 'feel'-nya. Tapi selebihnya aku rasa novel ini sudah oke. Endingnya yang menggantung pun membuatku berharap kalau mbak Indah mau menulis kelanjutan kisah dari Fleur.
4 of a 5 Stars

30 April 2016

GIVEAWAY DISTANCE BLUES: GIVEAWAY WINNER

Diposting oleh Mellisa Assa di 5:28:00 PM 0 komentar Link ke posting ini

Haaaiii,,,welcome back di Mells Book's Shelves. Terima kasih sudah sabar menanti giveaway winner-nya, dan maaf atas keterlambatan pengumuman ini. Nggak bermaksud menunda-nunda, tapi aku memang lagi hectic minggu ini karena UTS.
Sekali lagi aku mengucapkan terima kasih buat teman-teman semua yang sudah mau ikutan giveaway Distance Blues ini dan sudah membantu membagikan info giveaway ini di twitter. Aku sengaja bikin pertanyaan yang sederhana aja biar aku gak puyeng milih pemenangnya, daaaaaaan tetap aja aku pusing dengan jawaban-jawaban yang kreatif. Oke, nggak usah panjang lebar langsung aja aku umumkan pemenangnya. Dan untuk pemenang giveaway Distance Blues di Mells Book's Shelves kali ini adalah.....................................................selamat kepada:

ARIE PRADIANITA / @APradianita

Kamu berhak mendapatkan satu buah novel Distance Blues dan akan dikirimkan langsung oleh penulis. Kirim data diri kamu berupa nama, alamat lengkap dan nomor handphone ke:
mishapink2507@gmail.com
Konfirmasi pemenang aku tunggu sampai besok jam 4.24pm yah? 
Buat yang belum beruntung, masih ada kesempatan mendapatkan novel ini tanggal 9-14 Mei nanti di Ky's Book Journal. Sekali lagi aku mengucapkan terima kasih dan selamat buat pemenang. Sampai ketemu lagi di giveaway-giveaway lainnya :)


22 April 2016

GIVEAWAY DISTANCE BLUES: REVIEW+GIVEAWAY

Diposting oleh Mellisa Assa di 4:51:00 PM 23 komentar Link ke posting ini

Judul: Distance Blues
Penulis: Agustine W
Penyunting: Diara Oso
Penerbit: Ping (Imprint Diva Press)
ISBN: 978-602-391-109-7
Tahun Terbit: 2016
Tebal Buku: 288 halaman;13x19 cm
Genre: Romance

Memilihmu, haruskah merasa ragu?
Nyatanya, Elmi memang sedang mempertanyakan isi hatinya sendiri. Bukan maunya jauh dari Dirga, sang kekasih. Lagian, Dirga bekerja untuk masa depan mereka juga, kan? Tapi, Rasyad -chef pemilik restoran Timur Tengah yang ganteng banget- membuat sesuatu dalam dada Elmi tercampur baur.
Rasyad rajin memberi Elmi kejutan. Ia juga siap jadi "sopir" kalau Elmi mau. Sesekali, tindakan Rasyad yang spontan malah membuat Elmi tersentak-Dirga saja belum pernah melakukannya, Apalagi, Dirga bukan tipe cowok romantis yang suka memberi Elmi surprise.
Rasyad yang hadir saat LDR-an, OCD yang butuh terapi, belum lagi mama yang cerewet dan berputar-putar di kepala Elmi.
Tapi, urusan hati harus diurai kan? Berarti, Elmi memang harus memutuskan.....

Ini salah. Jelas salah. Duh, bagaimana nanti kalau ketemu dia? Enggak. Enggak. Aku masih cinta dan setia sama Dirga. Ini semua hanya efek situasi saja. Siapapun orangnya kalau sedang down pasti terbawa suasana kalau ada yang memperhatikan. Dan kebetulan aja Rasyad begitu. =Elmi=

Yang ia paham, seluruh hatinya sudah tercurah dan sebisa mungkin ia jaga untuk satu wanita. Ketiadaan satu wanita itu membuat rongga dadanya kosong. Kosong yang seakan-akan tidak bisa dilengkapi dengan yang lainnya, sebab tak seseuai Elmi. =Dirga=

Benarkah perasaan yang bergemuruh dalam dadanya sudah layak disebut cinta? Cinta yang ia usahakan tulus meskipun menyakitkan? Atau bahkan cinta yang teramat tolol? Mencintai pacar orang, menawarkan bahu untuk disandari tapi tetap tak bisa memiliki. =Rasyad=

Hidup Elmi tadinya aman-aman saja. Punya pacar ganteng dan mapan dan dari keluarga baik-baik. Karir yang bagus dan asmara yang siap beranjak ke tingkatan selanjutnya yaitu pernikahan. LDR pun tak mampu mengubah perasaan dan kesetiaan Elmi pada Dirga. Tapi kemudian Elmi mulai merasakan kecemasan yang berlebihan, terlalu teliti, mengulang-ulang kebiasaan dan mulai menghabiskan waktu bermenit-menit hanya untuk buang air, cuci tangan, wudhu sampai sholat. Belum lagi sosok Rasyad yang gencar mendekati dirinya. Elmi menyadari kalau dia menderita Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Pekerjaannya mulai terganggu, karyawan mulai membicarakan dirinya, bahkan sang mama menganggapnya sakit jiwa karena Elmi tidak mau membagi apa yang sedang dia rasakan. Elmi mulai khawatir kalau Dirga akan meninggalkannya karena OCD yang dia derita. Masalah tidak hanya sampai disitu saja. Elmi mengetahui kalau masa lalu Dirga masih gencar mendekati Dirga, ditambah Dirga yang jarang menghubunginya karena sibuk membuat hubungan mereka makin menjauh. Sementara Rasyad seolah siap memberikan bantuan dan apapun yang Elmi butuhkan, termasuk membantu Elmi mengatasi OCD-nya. Lantas bagaimana kelanjutan kisah Elmi-Dirga-Rasyad? Pada siapa Elmi akan menjatuhkan pilihan hatinya? Baca sendiri novelnya :D

Pertama-tama mau ngucapin selamat dan terima kasih dulu buat Titin. Selamat atas lahirnya 'bayi' pertama ini, dan terima kasih sudah memberi kesempatan kepada Mells Book's Shelves menjadi salah satu reviewer. Konflik yang diangkat dalam novel ini cukup rumit. LDR, OCD, godaan orang ketiga. Kita akan diajak untuk mencoba menyelami perasaan seorang penderita OCD. Elmi yang merupakan anak penurut ternyata bisa memicu gangguan psikologis. Saat sikap terlalu menuruti kemauan sang mama yang ambisius tapi tidak selaras dengan hati yang memberontak bisa menjadi pemicu OCD, seperti yang menimpa Elmi. Jujur saja pas awal baca aku agak terganggu dengan sikap Elmi dan bahkan menganggapnya lebay. Tapi justru aku belajar dari situ, bagaimana seandainya kalau kita yang ada di posisi Elmi. Kita juga bisa belajar satu hal, bahwa OCD tidak bisa disembunyikan, dan berbagi kisah dengan keluarga terdekat adalah solusi terbaik.
Sementara masalah orang ketiga, hmmmm aku nggak bisa menyalahkan Elmi sih kalau dia jatuh ke pesona Rasyad. LDR saja sudah susah yah dan harus ditambah jarang mendapat perhatian sederhana dari sang kekasih, hati perempuan mana yang akan tetap kuat. Sementara ada Rasyad yang gantengnya luar biasa dan tetap gencar mendekati Elmi sekalipun dia tahu kalau Elmi menderita OCD. Titin berhasil meramu konfliknya dengan pas. Meski di awal-awal Titin sepertinya terlalu tersedot dengan dunia OCD dan sedikit melupakan problema LDR yang harusnya menjadi inti permasalahan. Tapi sebagai pembaca kita memang akan menikmati ceritanya, bertanya-tanya kepada siapa hati Elmi akan berlabuh nantinya dan bagaimana Elmi mengatasi OCD-nya. Gaya menulis Titin sederhana dan mudah dipahami saat mendeskripsikan OCD. Kekurangan novel ini mungkin dari tokoh Dirga-nya saja yang kurang banyak porsinya karena Dirga hanya muncul di awal, muncul sedkit di pertengahan cerita dan muncul di akhir cerita. Sementara Rasyad nyaris mendominasi. Seandainya Dirga juga sama banyak porsinya, para pembaca pasti bakalan makin galau mau mendukung siapa.
Semoga di novel-novel selanjutnya Titin akan kembali dengan konflik yang tidak biasa seperti yang diangkat di novel ini. Good job Tin :)
3 Of a 5 Stars
===

GIVEAWAY TIME
Nah, saatnya membagikan satu eksemplar novel Distance Blues gratiiiiis dikirim langsung sama penulisnya. Syaratnya gampang aja kok. Simak baik-baik yah :)
  1. Berdomisili di Indonesia.
  2. Follow akun twitter @Mells_A dan @agustine_w dan share giveaway ini dengan me-mention dua akun tersebut disertai hashtag #GADistanceBlues.
  3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau bloglovin.
  4. Tinggalkan 'jejak' di postingan INTERVIEW WITH AGUSTINE
  5. Jawab pertanyaan berikut ini di kolom komentar, jangan lupa sertakan nama, akun twitter dan kota domisili: "Kenapa kamu pengen baca novel ini?"

Gampang aja kan? Giveaway ini berlangsung dari tanggal 22 s/d 27 April 2016, dan akan diumumkan pemenangnya paling lambat dua hari setelah giveaway ini berakhir. Satu orang yang beruntung akan mendapatkan satu buah novel Distance Blues dan akan dikirimkan langsung oleh penulisnya. So,,,happy hunting guys and may the odds be ever in your favor :)


GIVEAWAY DISTANCE BLUES: INTERVIEW WITH AGUSTINE W

Diposting oleh Mellisa Assa di 2:24:00 PM 37 komentar Link ke posting ini

Haiiii selamat datang kembali di Mells Book Shelves. Siapa yang sudah nggak sabar berburu buntelan lagi hayoooo? Kali ini kalian bisa berkesempatan untuk memenangkan satu eksemplar novel Distance Blues karya Agustine W. FYI, Distance Blues ini adalah novel debut dari Agustine lho. Nah, yang masih penasaran dengan Agustine atau biasa aku sapa Titin, berikut sedikit info tentang Titin:

Lahir di Kediri, Jawa Timur, tanggal 8 Juni. Karya-karyanya yang pernah dipublikasikan masuk dalam antology Crazy Writing (2013), Curhatku Untuk Semesta (2013), My Life As Blogger (2013) dan Ground Zero: A Crime Behind The Shadow (2014). Selain itu, cerpen duet "Lelakiku, Wanitaku" bersama sahabat Altami N. D (penulis A Week Long Journey), berhasil menyabet posisi ke-2 nasioanal dalam ajang "Kompetisi Internasional Dialog Muda" tahun 2014 untuk wilayah Indonesia (diselenggarakan di Indonesia, Guatemala, dan Kenya) oleh organisasi non-pemerintah peduli kesehatan reproduksi anak muda dan HIV/AIDS Jakarta. Alumni Kampus Fiksi Angkatan 9, lulusan Universitas Airlangga Surabaya jurusan Psikologi, dan saat ini berprofesi sebagai reporter di media online. Titin bisa dihubungi di:
Twitter: @agustine_w
email: lioluby@gmail.com

Sebelumnya aku mau ngucapin terima kasih buat Titin karena sudah memercayakan aku untuk menjadi salah satu reviewer novel debutnya ini. Dan bukan hanya itu, karena Titin juga bersedia menjawab 5 pertanyaan yang aku ajukan seputar novelnya ini. Penasaran apa saja pertanyaannya dan bagaimana jawaban dari Titin? Langsung aja kuy.......

1. Ceritain dikit dong tentang Distance Blues ini? Dikiiit aja 😊
Distance Blues itu menceritakan Elmi yang lagi dirundung 'duka' LDR. Ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga, dia menyadari terkena gangguan obsesif-kompulsif (Obsessive Compulsive Disorder). Belum lagi diiming-imingi cowok keturunan Arab seganteng Rasyad yang agresif banget ngejar dia. Ditambah Mama yang selalu mendominasi sampai dia dewasa sekarang ini, dan diduga inilah pemicu dia terkena gangguan psikologis tersebut. Jadi, dari masalah diri sendiri, asmara, dan keluarga tumplek jadi satu di sini. Hehehe.

2. Kenapa memilih LDR dan OCD sebagai konflik?
Sebenarnya ide awal itu tentang OCD krn bercermin dari pengalamanku pribadi. Aku pernah mengalami pas pertengahan kuliah 2000 sekian. Sampai sekarang masih tersisa gejala OCD itu tapi udah nggak terlalu berat kayak dulu. Dulu aku yakin aku kena OCD, tapi sekarang berpikir, "Ah, masa' iya?" Soalnya waktu itu aku self-diagnosis dr gejala yang aku alami, terus aku sesuaikan dengan buku kuliah. Terus tanya-tanya sama seorang dosen, beliau bilang fix aku OCD walau hanya dalam obrolan sepintas lalu sehabis jam kuliah. Akhirnya aku berusaha mengendalikan diri sendiri. Terus setelah itu sempet iseng post di blog, ternyata ada yang komentar berisi curhatan yang intinya beberapa orang itu juga mengalami OCD bahkan lebih parah dari aku. Ternyata OCD ini dialami bukan cuma aku doang. Orang yang terlihat baik-baik aja, belum tentu sehat psikologisnya. 

Sehabis itu aku googling di internet tentang novel bertema OCD. Nemu deh, 1 nama author asal New York. Namanya Corey Ann Haydu. Karyanya tentang OCD berjudul OCD LOVE STORY, silakan search di Goodreads untuk tahu lebih lanjut. Aku berterima kasih sama dia karena sudah menginspirasi. 

Soal LDR... itu terinspirasi dari kisah beberapa temen yang menjalani LDR. Aku pribadi sih, nggak pernah ngalamin. Makanya mencoba masukin tema yg 'asing' buatku, biar greget! Hehehe. 

Jadi, itu tadi prinsipnya, orang yang sudah jatuh eh ketimpa tangga. Sudah LDR, kena OCD pula. Dan, yang jelas, semua di Distance Blues fiktif. Semua yg terinspirasi dari dunia nyata sudah membaur dengan hasil imajinasi. Hehehe. 

3. Gimana proses penulisan novel ini dari naskah sampai terbit. ada hambatan berarti nggak?
Distance Blues adalah novel debutku di DIVA Press lewat jalur #KampusFiksi. Jadi, itu adalah novel hasil bimbingan selama 4 bulan bareng editor DIVA Press. Sejauh ini, nggak ada kendala berarti sih, selama bimbingan. Kalau nggak tahu soal OCD lebih jauh, ya nanya ke senior yang seorang psikolog. Butuh data-data pendukung (kok, kayak skripsi aja, ya! Hahaha) ya tanya ke temen yang memang mengalami atau mumpuni. Alhamdulillah terbilang lancar. Kecuali malesku yang kadang menghantui. Hehehe. Jangan ditiru, ya! 

4. 5 kata utk Elmi, Dirga dan Rasyad?
Yang gini ini aku benci! Hahaha. Susah kalau disuruh meringkas begini.
Rumit.
Manis.
Menyentuh.
Galau.
Pembelajaran.


5. Apa harapan terbesar kamu untuk distance blues?
Pesan di dalamnya bisa sampai kepada setiap temen-temen yang baca, baik dari sisi OCD, LDR, maupun keluarga. Kalau ngomongin pengen yang lain sih, seperti senior-senior penulis lainnya yang novelnya diangkat ke layar lebar... ada pengen ke sana, tapi muluk banget. Wallahu a'lam. Aku juga masih butuh belajar lebih banyak.  

Nah, demikianlah hasil kepoan aku ke Titin. Dan sudah kebayang kan konflik utama ceritanya kayak apa? Tunggu review dan giveaway dari aku beberapa saat lagi :)



29 Maret 2016

BBI POSTING BARENG MARET: SCARLET (THE LUNAR CHRONICLES) BY MARISSA MEYER

Diposting oleh Mellisa Assa di 7:10:00 PM 0 komentar Link ke posting ini

Nenek Scarlet Benoit, Michelle Benoit, menghilang tanpa jejak. Bahkan kepolisian berhenti mencarinya dan menganggap wanita itu melarikan diri atau bunuh diri.
Marah dengan keputusan dari pihak kepolisian, Scarlet membulatkan tekad untuk mencari neneknya bersama dengan seorang pemuda petarung jalanan bernama Wolf, yang kelihatannya menyimpan informasi tentang hilangnya nenek Scarlet.
Apakah benar Wolf bisa dipercaya? Rahasia apa yang disimpan Michelle Benoit sampai dia harus menghilang?
Di belahan bumi yang lain, status Cinder berubah dari mekanik ternama menjadi buronan yang paling diinginkan di seluruh penjuru Persemakmuran Timur. Dapatkah Cinder sekali lagi menyelamatkan Pangeran Kai dan bumi dari Levana?

Judul: Scarlet-The Lunar Chronicles
Penulis: Marissa Meyer
Penerjemah: Dewi Sunarni
Penerbit: Spring
ISBN: 978-602-71505-6-0
Bulan/Tahun Terbit: Februari 2016
Tebal Buku: 444 halaman;20 cm
Genre: Distopia, Young Adult, Romance

Aku sudah membulatkan tekad untuk membeli novel ini begitu keluar di toko buku karena aku dibuat penasaran dengan sneak peak-nya di halaman-halaman terakhir novel Cinder. Karena ada karakter baru lagi, jadi aku akan mulai dengan si Scarlet dulu.
Scarlet&Wolf:
Scarlet Benoit, cucu Michelle Benoit seorang mantan pilot frustasi mencari neneknya yang tiba-tiba menghilang tanpa pesan dan hanya meninggalkan chip identitasnya. Polisi pun tidak memberikan bantuan apapun dengan menarik kesimpulan kalau neneknya mungkin sudah kabur atau bunuh diri. Tapi Scarlet tidak begitu saja menyerah. Dunia sedang dihebohkan dengan berita seorang gadis cyborg yang mengacaukan pesta dansa Pangeran Kai. Mendengar banyak cacian dan cemoohan orang yang menghina Cinder, membuat Scarlet tanpa sadar membela Cinder. Dari pembelaan tanpa sadarnya itulah yang membuat Scarlet lebih kenal dengan Wolf, pemuda petarung jalanan yang tidak pernah makan tomat. Wolf semakin membuat Scarlet penasaran setelah ayahnya bertingkah aneh dan bilang bahwa Michelle sebenarnya diculik orang-orang yang memiliki tato yang sama dengan Wolf. Sempat marah membabi buta pada Wolf, tapi akhirnya Scarlet memilih untuk ikut dengan Wolf ke tempat kawanannya menahan neneknya. Perjalanan singkat menimbulkan asmara diantara Scarlet dan Wolf. Tapi begitu tiba di markas kawanan Wolf, Scarlet malah merasa dihianati oleh Wolf. Dan Scarlet jadi tahu rahasia yang disimpan sang nenek yang berhubungan dengan Putri Selene.
Cinder&Thorne
Di Persemakmuran Timur, Cinder berhasil melarikan diri dengan tangan dan kaki robot baru yang diberikan dokter Erland. Dan Cinder tidak sendirian, tapi ada Thorne, seorang mantan kadet tentara yang ikut kabur dengannya. Dalam sekejap Cinder menjadi buronan yang paling dicari. Untuk pertama kalinya Cinder merasakan kebebasan, tapi bukan kebebasan seperti itu yang dia harapkan. Cinder bahkan mulai bisa memanfaatkan anugerah bulannya yang dia gunakan saat dalam keadaan terdesak. Harusnya Cinder menuju Afrika dimana dokter Erland sudah menunggu dirinya. Tapi di tengah jalan Cinder malah mengganti tujuannya menuju Eropa untuk mencari Michelle Benoit, yang dia yakini adalah pilot yang membawanya kabur saat Levana mencoba membunuhnya. Saat tiba di Rieux, Cinder jadi tahu kalau Michelle Benoit sudah ditemukan lebih dulu. Bukan hanya itu, Cinder dan Thorne pun dikejutkan dengan serangan manusia-manusia serigala. Setelah bisa meloloskan diri membawa keduanya bertemu dengan Scarlet. Tetapi dunia tengah diserang ratusan manusia serigala. Bahkan Cinder dan Thorne pun terjebak di antara beberapa manusia serigala dan ahli sihir Bulan.
Pangeran Kai:
Kaburnya Cinder membuat Levana marah besar. Ancaman dilontarkan Levana kalau dia akan meratakan bumi seandainya Kai tidak bertindak tegas dengan kaburnya Cinder. Kalau tidak mengingat keamanan dan kedamaian masyarakat bumi, Kai berharap dengan tulus dalam hatinya kalau Cinder tidak akan ditemukan. Tapi saat serangan bertubi-tubi datang dan memakan banyak korban tidak bersalah, Kai terpaksa harus mengambil keputusan untuk menikah dengan Ratu Levana. Sekalipun dia tahu tujuan Levana ingin menikah dengannya dan bahwa Cinder sudah membahayakan nyawanya untuk memberitahu Kai di pesta dansa. Tapi demi kedamaian masyarakat bumi, Kai harus memilih.
Jujur saja, aku agak lelet membaca novel yang ini dibanding Cinder yang selesai dalam waktu sehari atau dua hari. Pusat ceritanya terbagi-bagi soalnya antara Scarlet dan Cinder dan kayak harus menunggu lamaaaa banget baru sampai ke part yang menegangkan. Tapi aku tetap terhibur dengan jalan ceritanya karena munculnya tokoh Thorne. Aku memang lebih suka tokoh Thorne yang playboy dan suka becanda dibanding Wolf. Nggak akan heran kalau Thorne nanti mungkin bisa menggeser posisi Pangeran Kai di hati aku. Ceritanya juga menggantung banget. Semoga jarak terbitnya Cress nggak lama-lama karena aku menantikan tiap kepingan puzzle cerita dari penulis. Tapi jujur aku masih lebih menyukai Cinder dibanding Scarlet. Aku berharap di Cress pusat cerita tidak akan terbagi-bagi seperti di Scarlet ini.

3 of a 5 Stars

BBI POSTING BARENG 
Waktunya posting bareng Maret. Temanya beda lagi bulan ini, karena kita para anggota BBI diminta untuk mengajak teman-teman kita untuk membaca. Aku dan teman-teman BBI lain diminta untuk nge-tweet mengenai buku yang kita baca dari tanggal 14-30 Maret 2016. Tidak harus setiap hari, tapi harus dalam periode itu. Aku sendiri tidak nge-tweet tiap hari karena kesibukan aku yang kembali melanjutkan kuliah. Tapi maaaaf,,,,untuk postingan hari ini aku belum bisa melampirkan screen shot tweet-an aku karena aku hanya nge-blog lewat hp dan masih bingung cara insert image-nya gimana. Janji deeeh nanti kalau sudah pegang laptop aku insert screen shot tweet-an aku.
Walau nggak bisa setiap hari nge-tweet #BBILagiBaca, tapi aku cukup senang juga bisa berpartisipasi dalam event BBI bulan Maret ini. Dan semoga tetap rajin ikutan event Posbar BBI di bulan-bulan selanjutnya :)

[BLOG TOUR] COME BACK TO ME: GIVEAWAY WINNER

Diposting oleh Mellisa Assa di 6:23:00 PM 0 komentar Link ke posting ini

Haiii,,,welcome back to Mells Book's Shelves. Yang ikutan giveaway Come Back To Me kemarin siapa saja hayooo? Sudah menanti pengumuman pemenangnya belum?
Sebelumnya aku mau ngucapin terima kasih buat penerbit Twigora dan Arini Putri yang sudah memilih aku menjadi salah satu host. Mohon maaf yah, kalau ada yang kurang berkenan atau ada kekurangan selama aku menjadi host blog tour Come Back To Me. Terima kasih juga sudah memberi aku kesempatan berkenalan dengan Ced dan Senna.
Aku juga mengucapkan banyak terima kasih buat teman-teman yang sudah ikutan. Maaf yah kalau pengumumannya mundur sehari karena jawaban-jawaban kalian yang mengagumkan. Ada beberapa jawaban yang touching, tapi ada satu jawaban yang benar-benar kena di hati aku dan aku setuju banget dengan perumpamaan yang dia berikan. Biar nggak penasaran lagi, ini dia pemenangnya. Clue-nya adalah: bola karet dan bola kaca.
Hmmm, udah mulai berasa yah? Aku ucapkan selamat kepada.......

YEYEN NURSYIPA / @YeyenNursyipa

Kamu berhak mendapatkan 1 eksemplar novel Come Back To Me karya Arini Putri yang akan dikirimkan langsung oleh penerbit Twigora. Silahkan email data diri kamu berupa Nama, Alamat Lengkap dan No Hp ke: mishapink2507@gmail.com dan ditunggu paling lambat besok sore yah?
Sekali lagi selamat buat Yeyen. Yang belum menang jangan berkecil hati, giveaway ini masih bisa diikuti di:
21 Maret
Mellisa Assa
URL Blog: www.mishapink.blogspot.com

22 Maret
Athaya Irf
URL Blog: http://theboochconsultant.blogspot.co.id

23 Maret
Martina Sugondo
Url Blog: http://glasses-and-tea.blogspot.co.id/

24 Maret
Anastasia Cynthia Tanawi
URL Blog: https://janebookienary.wordpress.com/

25 Maret
Ratnani Latifah
URL Blog : http://tulisanelratnakazuhana.blogspot.co.id/

26 Maret
Asri Rahayu MS
URL Blog: http://peekthebook.blogspot.co.id/

27 Maret
Intan Novriza Kamala Sari
URL Blog: http://www.ketimpukbuku.com/

28 Maret
Sri Sulistyowati
URL Blog: http://www.kubikelromance.com/

29 Maret
LUCKTY GIYAN SUKARNO
URL Blog: https://luckty.wordpress.com/

30 Maret
Dedul Faithful
URL Blog:http://dedul-faithful.blogspot.co.id/

Tetap semangat mengejar buntelan, dan semoga keberuntungan akan menyertai kalian yang tidak mudah menyerah :)



21 Maret 2016

[BLOG TOUR] COME BACK TO ME: GIVEAWAY

Diposting oleh Mellisa Assa di 6:32:00 PM 29 komentar Link ke posting ini

Haaaaiiii,,,selamat datang kembali di Mells Book's Shelves. Terima kasih buat kalian yang masih setia menanti sampai waktu giveaway tiba. Sebelumnya udah lirik interview sama review dari aku kan? Nah, saatnya aku membuka pintu selebar-lebarnya buat kalian yang ingin mendapatkan 1 eksemplar novel Come Back To Me.
Simak persyaratannya:
  1. Berdomisili di wilayah Indonesia.
  2. Follow akun twitter @Mells_A@arin_ni dan @TWIGORA. Share giveaway ini lewat akun twitter kalian dengan menyertakan hashtag #COMEBACKTOME dan mention ketiga akun tersebut.
  3. Follow blog ini lewat GFC.
  4. Tinggalkan komentar di postingan INTERVIEW dan REVIEW
  5. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar dengan menyertakan Nama, Akun Twitter dan Kota Domisili: Apa kamu siap melepaskan impian kamu demi kebahagiaan orang yang kamu cintai? Kenapa?
Nah, gampang aja kan? Oh iya, kalian harus mengikuti semua persyaratannya yah karena akan menjadi poin penilaian buat menentukan pemenang juga.
Blog tour ini akan berlangsung selama satu minggu dari tanggal 21 s/d 27 Maret 2016 dan akan diumumkan pada tanggal 28 Maret 2016. Soooooo, selamat berburu buntelan. And may the odds be ever in your favor :)

[BLOG TOUR] COME BACK TO ME: REVIEW

Diposting oleh Mellisa Assa di 2:48:00 PM 46 komentar Link ke posting ini

Judul Buku: Come Back To Me
Penulis: Arini Putri
Harga Jual: Rp. 77.700
ISBN: 978-602-70362-5-3
Bulan/Tahun Terbit: JANUARI 2016
Panjang x Lebar: 13 x 19 cm
Jumlah Halaman: 386 halaman
Genre: Contemporary Romance
Kategori: Novel

Blurb:
SENNA
"Mataku tak bisa melihatnya, tapi aku merasa mengenal Ced lebih dari siapa pun. Dari tangan kasarnya, aku tahu dia adalah pekerja keras. Dari suaranya, aku bisa tahu betapa renyah tawanya. Dan tak peduli sesingkat apa pun kami bersama, kenangannya selalu bertahan lebih lama di dalam benakku."

CED
"Mata almond Senna tak pernah terlihat sama. Terkadang gelap, terkadang mengeluarkan binar yang luar biasa indahnya. Lambat laun membuatku jadi egois, berharap sepasang mata miliknya itu bercahaya karenaku saja."

*
Ced ternyata baru menyadari, hatinya sejak lama sudah jadi milik gadis itu,
seperti halnya hati Senna sudah dimiliki oleh laki-laki itu.
Namun ketika akhirnya menyadari cintanya pada Senna, Ced malah dihadapkan pada dilema yang teramat sulit untuk dihindari: antara harus memilih kebahagiaannya sendiri atau kebahagiaan gadis itu.

Cedric Pratama -Ced- laki-laki tampan berpembawaan dingin yang sangat jatuh cinta dengan kayu dan dunia furniture. Impian yang selalu ditentang sang ayah, yang membuatnya memilih untuk meninggalkan rumah mewah ayahnya dan tinggal di studio tempat dia dan tiga rekannya yaitu paman Widi, Malik dan Tanu membuat furniture. Keseharian Ced berubah setelah bertemu Senna. Gadis cantik bermata almond, tapi sayangnya buta karena kecelakaan mobil, Senna, gadis pembuat cookies yang terlihat rapuh dari luar, tapi memiliki hati yang keras. Senna sanggup menenangkan Ced dan membuat pikirannya lebih jernih dan nyaman. Senna, gadis yang tidak berani dia dekati pada awalnya, tapi berhasil membuatnya jatuh cinta. Saat hubungan keduanya makin dekat, untuk pertama kalinya, Senna jadi ingin bisa melihat. Menyesali kenapa di kecelakaan dulu hanya dia yang buta. Untuk pertama kalinya Senna ingin serakah, tidak hanya mendengar suara Ced saja, tapi juga ingin melihat wajah Ced. Diam-diam Senna menyimpan harap, saat dia bisa melihat suatu hari nanti, wajah Ced-lah yang pertama kali ingin dia lihat. Tapi harapan kadang tak sejalan dengan kenyataan. Saat mendapat kesempatan dengan datangnya donor mata untuk Senna, mamanya harus menjalani katerisasi jantung dengan biaya yang tidak sedikit. Senna terpaksa kembali menggantungkan harapannya demi pengobatan mama tercinta. Melihat kebahagiaan Senna yang pupus, Ced memilih untuk mengorbankan impiannya dan membuatnya terpaksa harus meninggalkan Senna. Akankah Ced kembali dan Senna tetap setia menantinya?

Pertama kali kenalan dengan karya Arini Putri. Gaya menulisnya setipe dengan Winna Efendi dan Windry Ramadhina, yang rapih, lembut, nggak ceplas-ceplos. Untaian kalimatnya enak untuk diikuti dan cerita hanya fokus ke Ced dan Senna. Kedua karakter dibentuk atas luka di masa lalu. Luka batin untuk Ced yang tidak mendapat kasih sayang utuh dari sang ayah, dan luka fisik untuk Senna yang kehilangan penglihatannya karena kecelakaan. Inti ceritanya lebih ke mencari kebahagiaan sih. Apa kita akan bahagia saat impian kita tercapai, atau apakah kita akan memilih mengorbankan impian demi melihat orang yang kita cintai bahagia? Mengenal Senna membuat Ced sadar kalau ada hal yang lebih penting dan lebih dia cintai dibanding kayu dan furniture. Suka lah dengan karakter Ced ini. Ceritanya juga sederhana tapi bisa membawa para pembacanya ikut larut dalam dunia Ced dan Senna. Dari Senna juga kita bisa belajar bahwa kehilangan penglihatan bukan akhir dari segalanya.
Dari untaian kalimatnya, aku menyimpan beberapa kutipan yang menjadi favoritku, yaitu:

  • Dia sedang tidak ingin nostalgia. Bernostalgia hanya membuatnya marah pada dirinya sendiri. Hal 53
  • Aneh, batinnya. Sepertinya dirinya resmi gila karena gadis itu. Ya, gadis itu. Hal 53
  • Daripada nunggu orang lain bilang maaf, lebih baik kita yang ngucapin itu lebih dulu. Minta maaf itu engak dosa kok. Enggak memalukan juga. Hal 114
  • Buat bahagia itu enggak susah, kok. Dalam keadaan apa pun seharusnya kita bisa bahagia, karena bahagia itu pilihan. Hal 115
  • Seakan mengetahui hal-hal yang disukai adalah salah satu cara untuk saling mengenal lebih jauh. Hal 122
  • Aku cuma pengin seseorang yang bisa ikut bangga sama mimpiku dan paham ketakutanku, juga tujuan hidupku. Hal 134
  • Terkadang sesuatu menjadi begitu asing hanya karena kita enggan berusaha mengenalnya. Hal 141
  • Buat meja itu jadi satu-satunya yang ada di dunia. Supaya Senna tahu...seberapa spesial dia buat kamu. Hal 170
  • Karena aku jadi sadar, aku bukan sebatang kayu yang bisa dibentuk seenaknya. Aku yang punya kendali, bukan orang lain. Hal 211
  • Ini bukan cuma masalah cantik. Mungkin kamu enggak akan ngerti, karena sampai sekarang aku sendiri juga enggak terlalu ngerti. Hal 218
  • Saat orang-orang di sekitar kamu meneriakkan hal yang berbeda, aku rasa mengikuti kata hati kita adalah langkah yang paling tepat. Hal 222
  • Kadang ada yang lebih berharga dari impian kita. Kebahagiaan orang itu, lebih berharga dari ambisi kita. Hal 294
  • Kadang melihat orang lain bahagia itu juga bisa buat kita bahagia. Hal 295
  • Ungkapan rasa cinta bisa juga terasa menyakitkan. Bahwa hal yang kita lakukan karena cinta, bisa juga menyakiti hati orang yang kita sayang. Hal 307
  • Hati yang lembut saat terjatuh hanya akan sedikit luka, tapi hati yang keras saat terjatuh akan hancur berkeping-keping. Hal 310
  • Bagaimanapun kisah cinta sederhana itu berakhir nantinya...dia hanya bisa berharap tak ada yang terluka terlalu dalam. Hal 311
Udah kebayang kan gaya menulis Arini dari kutipan-kutipan yang aku share? Yang romantis dari keseluruhan ceritanya adalah saat Ced mulai jatuh hati dengan Senna dan selalu menemani langkah Senna tanpa Senna sadari. Menjaga Senna dari belakang dan siap melindungi Senna. Aku juga suka senyum-senyum sendiri saat Ced berdiri di samping Senna, memandangi wajah Senna sambil tersenyum. Romantic in his own way.
Tapiiiii,,,,novel ini masih ada kekurangan dalam bentuk typo dan alur yang agak lambat menurutku. Tapi nggak mengganggu keseluruhan ceritanya sih.
So, apa aku suka dengan novel ini? Yes.
Apa aku masih akan membaca karya Arini lainnya? Pasti dong.
Aku merekomendasikan novel ini buat semua kalangan apalagi para pecinta novel romance yang menyukai cerita ringan tanpa konflik berarti, tapi tokoh utamanya memorable seperti Ced.

3 of a 5 Stars

PHOTO CHALLENGE

Waktunya photo challenge saudara-saudara. Aku dan host lain diminta untuk berfoto sedih. Susahlah bagi aku yang selalu ceria ini hahahahahaha. Soooo,,,,ini pose sedih aku 

Kapan pulang? Aku rindu


Nah demikian review dari aku. Tunggu giveawaynya yaaaah 3 jam lagi yaaaah :)



[BLOG TOUR] COME BACK TO ME: INTERVIEW WITH ARINI PUTRI

Diposting oleh Mellisa Assa di 10:56:00 AM 60 komentar Link ke posting ini

Haiiii, welcome to Mells Book's Shelves. Agak sepi yah blog ini beberapa minggu terakhir. Yah, maklumlah pemiliknya sedang kembali ke dunia perkuliahan dan banjir tugas jadi blog ini agak terabaikan. Tapi nggak dalam minggu-minggu selanjutnya, karena aku kembali lagi dengan blog Tour Come Back To Me-nya Arini Putri. Ini pertama kalinya aku membaca karya Arini.
Sebelumnya, aku mengucapkan selamat datang di pemberhentian pertama rangkaian blog tour Come Back To Me. Ini kedua kalinya Mells Books's Shelves mendapat kepercayaan dari penerbit Twigora untuk menjadi salah satu host. Blog tour ini akan berlangsung selama 10 hari dengan 10 host berbeda.
Nah, yang belum mengenal Arini Putri, ini dia sedikit informasi tentang penulis:

ARINI PUTRI
Lahir di Surabaya, 22 Juli 1991. Lulusan Psikologi Universitas Gadjah Mada. Pengagum J.K. Rowling, Lemony Snicket, dan mulai menikmati karya Banana Yoshimoto. Seperti Senna, Arini menikmati baking yang baginya therapeutic.  Punya ketertarikan yang aneh pada lagu lawas Korea. Diam-diam berharap bisa bernyanyi semerdu Kim Taeyeon dan Lea Salonga. Saat ini, masih sibuk menulis novel dan mempelajari bahasa Korea.
Twitter : @arin_ni
Blog : ariniputri.wordpress.com
IG : arinputri

Seperti biasa, untuk postingan pertama aku diberikan kesempatan untuk mengajukan lima pertanyaan buat penulis yang berhubungan dengan novel Come Back To Me. Penasaran apa saja pertanyaannya dan apa jawaban Arini? Scroll aja langsung ke bawah, oke? :)

Q: Nah, Arini bisa deskripsikan tokoh Ced dan Senna dalam lima kata?
A: Cookies. Kayu. Mata. Kembali. Rindu

Q: Theme song apa yang tepat untuk menggambarkan cerita dalam novel ini dan kenapa pilih lagu itu?
A: Wah, banyak sekali lagu yang aku dengarkan saat menulis novel ini. Sebenarnya pengin membuat lagu sendiri untuk theme song seperti saat Goodbye Happines. Tapi karena memang belum ada waktu sampai novel ini terbit, aku harus pakai lagu yang memang sudah ada. Uhm...untuk Ced, aku pilih Empty Space dari Eddy Kim dan untuk Senna sepertinya Fate dari Nami yang paling tepat. Menurutku dua lagu itu bisa menggambarkan kerinduan yang dirasakan Ced dan Senna.

Q: Bagaimana cara kamu menciptakan karakter utama yang bisa diingat selalu oleh pembaca?
A: Aku selalu berusaha membuat mereka senyata mungkin, sehidup mungkin. Seperti manusia biasa, karakterku punya kelebihan yang membuat dia menonjol dan juga kekurangan seperti orang lain. Kecemasan, ketakutan, dan harapan mereka juga bisa jadi kunci agar pembaca bisa relate dengan mereka. Semakin karakter bisa menyentuh hati pembaca, semakin mereka melekat di ingatan pembaca.

Q: Deskripsikan Come Back To Me dalam 5 kata dong?
A: Cinta. Mimpi. Menerima. Berkorban. kembali

Q: Last but not least, apa harapan kamu untuk novel Come Back To Me ini?
A: harapanku sederhana. Semoga banyak yang mau menyediakan waktu untuk membaca Come Back To Me. Aku berharap pembaca bisa memahami Ced dan Senna, seperti aku memamhami mereka dan belajar tentag kehidupan bersama mereka. Dan tentunya, semoga pembaca bisa menikmati Come Back To Me dan tertarik untuk terus membaca karyaku yang lain. ^^
Amiiiiiiiiiiiin

Nah, demikian interview singkat aku dengan Arini. Semoga bisa sedikit menjawab rasa penasaran kalian akan novel ini. Tapi jangan kemana-mana dulu yah, tiga jam lagi aku akan posting review Come Back To Me.







NB: Blog Tour Come Back To Me juga bisa dipantengin di blog lainnya. Ini dia alamat blog dan jadwalnya:
21 Maret
Mellisa Assa
URL Blog: www.mishapink.blogspot.com (You're here)

22 Maret
Athaya Irf
URL Blog: http://theboochconsultant.blogspot.co.id

23 Maret
Martina Sugondo
Url Blog: http://glasses-and-tea.blogspot.co.id/

24 Maret
Anastasia Cynthia Tanawi
URL Blog: https://janebookienary.wordpress.com/

25 Maret
Ratnani Latifah
URL Blog : http://tulisanelratnakazuhana.blogspot.co.id/

26 Maret
Asri Rahayu MS
URL Blog: http://peekthebook.blogspot.co.id/

27 Maret
Intan Novriza Kamala Sari
URL Blog: http://www.ketimpukbuku.com/

28 Maret
Sri Sulistyowati
URL Blog: http://www.kubikelromance.com/

29 Maret
LUCKTY GIYAN SUKARNO
URL Blog: https://luckty.wordpress.com/

30 Maret
Dedul Faithful
URL Blog:http://dedul-faithful.blogspot.co.id/

 

Mells Book's Shelves © 2010 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor